Cerita rakyat umumnya datang dair kisah nyata yang tidak dimnegerti oleh orang zaman dahulu, lalu diceritakan lewat versinya dengan ditambahkan bumbu-bumbu fantasi. Padahal sebenarnya yang mereka ceritakan adalah sesuatu yang lumrah, seperti penyakit, tapi itu adalah penyakit yang belum diketahui dan belum ada obatnya kala itu. Berikut ini beberapa contoh cerita rakyat yang muncul karena kehadiran penyakit yang tidak bisa dijelaskan di masa itu.
1. Manusia serigala
Kisah seseorang yang berubah menjadi serigala jadji-jadian sering kali bermula dari gigitan serigala liar. Sebenarnya ini adalah kisah tentang penyakit rabies yang tidak segera ditangani.
Dalam stadium parah, penyakit dari hewan itu mampu membuat seseorang menjadi "gila" dan bisa menyerang membabi-buta sekitarnya dengan cara menggigit. Rabies yang menular tersebut juga disampaikan dengan cerita ikut berubahnya seseorang setelah tergigit oleh manusia serigala.
2. Vampire
Cerita Vampir juga diidentifikasikan dengan panykit rabies. Perbedaannya vampir datang dari kelelawar, manusia serigala dari anjing atau serigala.
Kenyataannya memang ada kelelawar yang mengisap darah mangsanya, bernama kelalawar vampir, dan berpotensi menularkan rabies kepada korban yang tergigit. Fakta lainnya penderita rabies sensitif terhadap cahaya, sama seperti vampir yang tidak bisa terkena cahaya matahari.
3. Kurcaci
Mungkin kamu tahu tentang kurcaci dari kisah putri salju. Kurcaci selalu diidentikkan dengan makhluk hidup seperti manusia yang berukuran lebih kecil daripada manusia pada normalnya.
Dalam ilmu kesehatan modern, para kurcaci ini dijelaskan sebagai manusia penyandang dwarfisme, kondisi kelainan genetis yang membuat orang memiliki ukuran tubuh yang tidak proporsional. Mereka yang mendapat dwarfisme akan memiliki tinggi badan kurang dari 120 cm ketika mencapai usia dewasa.
4. Raksasa
Kebalikan dari kurcaci, raksasa dikisahkan sebagai makhluk hidup super besar yang memiliki kekuatan jauh di atas rata-rata, membuatnya ditakuti oleh orang-orang. Bukan tanpa alasan ukuran tubuh tersebut tercapai.
Ilmu kedokteran menyepakati jika para raksasa ini sebenarnya orang penyandang gigantisme, kondisi kelainan hormon yang menyebabkan hormon pertumbuhannya jauh lebih banyak ketimbang orang normal. Itu menyebabkan mereka memiliki tinggi tubuh yang luar biasa.
5. Peri
Biasanya di barat peri diartikan sebagai elf atau fairy. Menarik untuk mengetahui bahwa peri yang sering digambarkan bijak dan sangat bersahabat tidak lain dan tidak bukan adalah penyandang sindrom Williams.
Sindrom ini sering diidentikkan dengan orang yang memiliki tulang pipi tinggi, senyum lebar, dan dagu runcing serta suka mengobrol dan jenaka. Dikatakan pula penderita sindrom ini memiliki kemampuan bermusik yang tinggi, sama seperti ciri-ciri peri yang diceritakan orang-orang.
6. Putri Duyung
Setengah manusia, setengah ikan. khasnya adalah kakinya diganti dengan sirip. Ini adalah penggambaran yang paling umum dari putri duyung yang tinggal di laut.
Bahkan, putri duyung adalah orang-orang yang terkena dampak sirenomelia, kasus cacat lahir yang menyebabkan seseorang untuk memiliki kaki yang terhubung ke satu sama lain sehingga mirip dengan putri duyung sirip. Penyebab gangguan kesehatan ini terkait dengan ibu hamil yang menderita diabetes mellitus.
Gimana? Menarik bukan fakta unik dari kisah rakyat yang terkenal ini? Jika melihat dari sisi ini, bukankah itu berarti kisah Ariel "The Little Mermaid" mengisahkan tentnag anak penyandang cacat yang hanya ingin menjadi orang normal dengan memiliki dua kaki demi bisa bersama orang yang disukainya? Mindblowing deh..












Tidak ada komentar:
Posting Komentar