Terbaru

Post Top Ad

Your Ad Spot

Senin, 06 Januari 2020

Natuna Memanas! Berikut Peta Kekuatan Militer Indonesia vs China

Raider batalion, pasukan elite TNI AD

Z-GENERATION - Dalam beberapa tahun terakhir, orang-orang dari digemparkan tengah Indonesia oleh konflik di Natuna. Sebenarnya, ini bukan konflik yang baru saja terjadi. Dari pertama, hak kepemilikan di perairan Kepulauan Natuna adalah masalah untuk perebutan kedua negara, Indonesia dan China.

Indonesia sendiri telah menegaskan kedaulatan dan hak-hak ekonomi di Natuna. Hal ini juga dilindungi oleh prinsip-prinsip hukum internasional termasuk UNCLOS tahun 1982. Namun demikian, pemerintah China masih mengklaim bahwa pulau-pulau miliknya.

Konflik kembali memanas ketika kapal nelayan China tertangkap saat memasuki wilayah itu. Jadi, bagaimana pasukan militer Indonesia dan China? Seperti dikutip dari Global Api Power, berikut adalah peta kekuatan militer Indonesia dan China.

Kekuatan Militer


Jika bicara mengenai kekuatan militer kedua negara, berdasarkan Global Fire Power, Indonesia masih tertinggal oleh China. Indonesia sendiri berada di peringkat 16 sedangkan China menmpati posisi ke-3 dari 137 negara. Bukan sembarang peringkat, hasil tersebut juga berdasarkan seberapa kuat pertahanan, jumlah pasukan hingga jumlah alat pertahanan masing-masing negara

Dari hasil data yang di-upload oleh Global Api Power, setidaknya Indonesia memiliki kekuatan militer dari 800 ribu personel, dengan populasi sekitar 262.787.403 orang. Sementara itu, China memiliki sejumlah pasukan militer mulai dari 2693 ribu personel dengan total populasi sekitar 1,384,688,986 jiwa

Penambahan Pasukan Militer


Merenggangnya kedua negara adalah dampak dari jumlah kapal nelayan Cina yang meletus di perairan Indonesia. Juga, kadang-kadang dikenal perahu nelayan tersebut dikawal oleh Coast Guard di Cina. Mengetahui hal ini, pemerintah Indonesia tidak bisa tinggal diam. Setelah memberikan pengajuan surat protes kepada pemerintah China, Indonesia segera melakukan pertemuan tertutup.

Kepala Keamanan Badan Maritim Republik Indonesia (Bakamla) Madya Ahmad Taufieqoerrochman, mengatakan akan mengerahkan kekuatan kekuatan dan menambahkannya untuk mempertahankan wilayah Natuna. Tidak hanya itu, komandan Komando Gabungan Pertahanan Wilayah I Laksamana Yuda Tanuwijaya juga melakukan patroli udara di sekitar perairan Natuna.

"(TNI) Patroli Air menerapkan di perairan Natuna menggunakan AI-7301 Skuadron 5, 5 Wing Sultan Hasanuddin pangkalan udara Boeing 737," katanya diunggah akun instagram Puspen TNI. 

Kekuatan Kendaraan Tempur


Mengingat jumlah senjata pertahanan militer Indonesia mungkin masih lebih rendah dari China. Berasal dari Global Api Power, Cina memiliki setidaknya 3187 pesawat. Di mana China memiliki setidaknya 1.222 pesawat tempur, pesawat tempur pada tahun 1564, sampai dengan 1.004.281 helikopter serangan helikopter.

Sementara itu, Indonesia sendiri dikenal memiliki setidaknya 451 pesawat. Di mana Indonesia memiliki sedikitnya 41 pejuang, 65 serangan pesawat, 192 helikopter untuk 8 helikopter serang.

Jumlah Senjata Pertahanan Militer


Selain itu, China memiliki setidaknya 13.050 tank, 40.000 kendaraan tempur lapis baja, 4.000 roket artileri hingga 2.050 proyektor.

Sementara itu, Indonesia memiliki setidaknya 315 tank, 1300 kendaraan lapis baja, 141 roket artileri didorong hingga 36 proyektor.

Jumlah Senjata Angkatan Laut


Meskipun Indonesia di negara kelautan top 10 paling kuat, Republik Indonesia masih tertinggal di Cina. Berdasarkan kekuatan global Api, Indonesia berada di peringkat ke-10 dan China menempati tempat ke-2. China sendiri memiliki setidaknya 714 total aset dan Angkatan Laut Indonesia memiliki sekitar 221 aktif.

Bagi China, total aset termasuk sebuah kapal induk, 76 kapal selam, 52 frigat, 33 kapal perusak, 192 kapal patroli, hingga 33 tambang kapal perang. Sayangnya, kota yang sama web Indonesia tidak memiliki kapal induk dan kapal perusak. Namun demikian, setidaknya Indonesia memiliki sekitar 5 kapal selam, delapan fregat, 139 kapal patroli hingga 11 tambang kapal perang.

Anggaran Militer Indonesia Vs China


Tentu saja, semua senjata dan kendaraan tempur membutuhkan anggaran pemerintah. Pemerintah Cina, anggaran militernya diketahui mencapai USD224 miliar atau Rp 3,124 triliun. Sementara itu, pemerintah Indonesia telah mengeluarkan setidaknya USD6,9 miliar atau Rp 40 triliun.

Kekuatan Nuklir Indonesia Vs China


Militer China juga memiliki senjata nuklir sangat banyak, termasuk dengan Amerika Serikat dan tentara Rusia. Menurut perkiraan oleh Institut Internasional untuk Strategis Balance Militer Studi 2010, China memiliki 90 rudal balistik antarbenua (ICBM 66 di darat dan 24 JLBM dua kapal selam berbasis).

Pada 2018, menurut Peace Research Institute International di Stockholm, tentara Cina sudah memiliki 280 hulu ledak nuklir. Angka ini jauh dalam keadaan pertahanan

Sumber: merdeka.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot