Dari adegan kematian hingga rasa rindu terhadap orang yang dicintainya dan pada artikel kali ini gue akan membahas 5 momen tersedih yang pernah ada di anime.
1. All Might vs All For One (Boku No Hero Academia)
Pertarungan antara All Might dan All For One memang menjadi pertarungan yang paling dinantikan oleh para fans Boku no Hero Academia. Meskipun begitu, pertarungan ini dinilai kurang adil mengingat kekuatan All Might yang mulai melemah karena kondisi fisiknya. All Might memang hampir mati di pertarungan ini. Namun, All Might tetap menolak untuk menyerah dan kalah dari All For One.
All Might terus bertekad untuk melindungi dunia dari kejahatan All For One dan mengeluarkan semua kekuatan yang ada dalam dirinya. Meskipun All Might memenangkan pertarungan, namun All Might terpaksa harus mundur dari perannya sebagai Hero nomor 1 karena kondisi fisiknya yang sudah semakin melemah.
2. Ketika keluarga Tanjiro dibantai oleh Oni (Kimetsu no Yaiba)
Pada awalnya Tanjiro hanyalah anak dari keluarga kecil yang tinggal di pegunungan. Tanjiro dikenal sebagai anak yang pekerja keras dan sangat dekat dengan keluarganya. Sebagai anak pertama, Tanjiro juga berperan sebagai pencari nafkah di keluarganya.
Suatu hari saat pulang dari pekerjaannya, Tanjiro dikejutkan dengan penemuan mayat keluarganya yang telah dibantai oleh Oni. Tak berhenti disitu saja, penderitaan Tanjiro bertambah saat melihat salah satu adiknya, Nezuko berubah menjadi Oni. Sejak hari itu, Tanjiro bertekad untuk menjadi seorang Demon Slayer demi membalaskan dendamnya dan merubah kembali Nezuko menjadi manusia.
3. Momen sarapan Kayo (Boku Dake ga Inai Machi)
Sekilas ini memang hanyalah adegan sarapan biasa. Namun adegan ini berhasil menguras air mata para penontonnya saat Kayo menangis melihat sarapannya. Adegan ini menampilkan betapa pentingnya kehangatan keluarga dalam kehidupan.
4. Pertemuan pertama antara Eren dan Mikasa (Shingeki no Kyojin)
Pertemuan pertama Eren dan Mikasa sangalah tragis. Saat pertama kali Eren mengunjungi rumah Mikasa bersama ayahnya, Eren menemukan bahwa orang tua Mikasa telah dibunuh dan Mikasa telah diculik untuk dijual. Eren langsung mencari Mikasa untuk menyelamatkannya. Bahkan, Eren tak ragu untuk membunuh para penculik tersebut demi menyelamatkan Mikasa.
Tak hanya itu saja, momen memilukan terjadi saat Mikasa mengatakan "ini sangat dingin, tidak ada tempat bagiku untuk pulang". Segera Eren memberikan syalnya dan mengajak Mikasa untuk tinggal bersamanya.
5. Ketika Elizabeth mendapatkan kembali ingatannya (Nanatsu no Taizai)
Seperti yang kita ketahui, Meliodas dan Elizabeth telah mendapatkan kutukan karena mengkhianati klan mereka masing-masing. Meliodas dikutuk untuk hidup abadi, sedangkan Elizabeth dikutuk untuk terus di reinkarnasi. Tak hanya itu saja, namun ketika Elizabeth mendapatkan kembali ingatannya, Elizabeth akan meninggal dalam waktu 3 hari.
Hal ini membuat Meliodas lelah dengan kutukannya. Mengingat Meliodas yang telah melihat kematian Elizabeth sebanyak 107 kali.
6. Saat Ushio menangis dipelukan Tomoya (Clannad After Story)
Setelah Nagisa meninggal, Ushio diasuh kakek (Akio) dan neneknya (Sanae). Hal ini lantaran Tomoya yang masih belum menerima kepergian Nagisa. Hingga pada suatu saat Ushio berusia 5 tahun, Sanae mengajak Tomoya liburan bersama. Sanae mengatur rencana, ia bepergian dengan Akio meninggalkan Tomoya (yang sudah kadung datang ke rumah) dan Ushio berdua.
Tomoya mengajak Ushio ke taman bunga matahari yang ternyata tempat bersejarah bagi Tomoya dan ayahnya. Tomonya baru mengingat kejadian masa kecilnya setelah mendengar cerita dari neneknya. Di taman itu, Ushio kehilangan mainan robot pemberian dari Tomoya.
Setelah lama mencari namun tidak ketemu, Tomoya meminta Ushio menyerah. Menurut Tomoya mainan tersebut bias dibeli lagi. Tapi, bagi Ushio mainan robot itu adalah satu-satunya karena merupakan hadiah pertama dari ayahnya. Mendengar pengakuan Ushio, Tomoya menyadari betapa selama ini dia sudah mengabaikan anaknya.
Tomoya ingin menebus kesalahannya dengan mengajak Ushio tinggal bersama. Meski senang mendengar ajakan ayahnya, namun saat itu Ushio masih sedih. Ushio mengatakan ia tidak bisa menahan lagi. Ia telah kehilangan barang berharga pemberian ayahnya. Dan kata neneknya (Sanae), ia hanya boleh menangis di dua tempat, yakni kamar mandi dan pelukan ayahnya.
Mewek, melihat anak kecil yang selama 5 tahun diabaikan menangis di pelukan sang ayah. Inilah momen yang paling membuat banjir air mata.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar